Feed aggregator

Another Year Lost

Little-little Sih... I Can - Sat, 01/22/2022 - 04:58

 Here comes another year, I barely noticed. Everything has changed so fast and drastic, somehow it becomes normal, a new normal so they said. Life still goes on while I have to stand still, even pushed backward. I still can't believe that everything that happened these past two years, and somehow I'm still here, barely survived. I have lost my job, friends, family members, self esteem, and dignity, or what's left of it. Maybe enough to prepare me for another lost year. Nothing will surprise me from now on. We are all just waiting in line after all...

G Suite (Google Apps for Domain) Free Akan Berakhir

ad-12 Blog - Fri, 01/21/2022 - 18:50

Google akan mengakhiri layanan G Suite Legacy Free Edition (d.h. Google Apps for Domain) pada 1 Juli 2022. Layanan ini pertama kali ditawarkan pada tahun 2006 sebagai Google Apps for your domain, yang memungkinkan pengguna mendaftarkan domainnya sendiri untuk menggunakan layanan Google (Gmail, Drive, Contact, Calendar, Photos), alih-alih menggunakan domain default Gmail. Awalnya, layanan ini diberikan gratis, dan tiap akun (domain) bisa mendaftarkan hingga 100 user. Jumlah user ini kemudian dikurangi menjadi 50, 25, hingga 10 user saja. Pada tahun 2007, Google merilis versi berbayar yang disebut Google App Premier. Pada akhir tahun 2012 Google menutup pendaftaran akun baru untuk Google Apps for Domain versi gratis. Pada tahun 2016, Google Apps for Domain berganti nama menjadi G Suite, sebelum kembali berganti nama menjadi Google Workspace di tahun 2020. Pada awal tahun 2020, para pengguna G Suite Legacy Free Edition menerima e-mail peringatan untuk tetap aktif menggunakan akunnya dalam jangka waktu 6 bulan, atau akunnya akan dinonaktifkan.

Sumber: zedaan.com

Selambat-lambatnya tanggal 1 Mei 2022, para pengguna G Suite Legacy Free Edition harus sudah memutuskan untuk meningkatkan akunnya menjadi berbayar (dengan memilih salah satu paket yang tersedia) atau secara otomatis akan ditingkatkan statusnya menjadi berbayar sesuai fitur yang digunakan. Kemudian, semua pengguna yang telah ditingkatkan statusnya ini bisa menggunakan layanan Google Workspace secara gratis sampai tanggal 1 Juli 2022 sebelum Anda diwajibkan membayar. Mereka yang tidak bersedia membayar maka akunnya akan di-suspend hingga 60 hari sebelum akses ke sejumlah aplikasi inti (Gmail, Calendar, Meet) diblokir. Akses ke sejumlah layanan seperti YouTube dan Google Photos masih akan diberikan. Tentu saja, Anda bisa berhenti menggunakan Google Workspace kapan saja.

Meat Loaf (1947 – 2022)

Lawnosta-B - Fri, 01/21/2022 - 18:22
Sembilan bulan sejak meninggalnya musisi Jim Steinman, dunia musik kehilangan vokalis yang identik dengan lagu-lagu karyanya, Michael (terlahir: Marvin) Lee Aday a.k.a. Meat Loaf meninggal dunia pada tanggal 21 Januari 2022. Mendapatkan julukan “Meat Loaf” dari pelatih football-nya semasa SMA, ia mengawali kariernya dalam band Meat Loaf Soul yang kemudian terus berganti-ganti nama (dan personel). […]

Samsung Tizen Store Ditutup

ad-12 Blog - Wed, 01/12/2022 - 13:51

Setelah menghentikan layanan Tizen Store untuk pengguna baru sejak bulan Juni 2021, Samsung akhirnya menutup total Tizen Store untuk pengguna smartphone (dan smartwatch) terhitung 31 Desember 2021 kemarin. Seperti diketahui, Tizen adalah sistem operasi yang dikembangkan oleh Linux Foundation dengan dukungan utama dari Intel dan Samsung yang diturunkan dari kode sumber sistem operasi MeeGo dari Nokia. Sistem operasi ini digunakan oleh Samsung untuk berbagai produknya seperti smartphone (Galaxy seri Z), smartwatch (Galaxy Watch), dan smart TV. Namun, tahun lalu Samsung menyatakan akan beralih ke sistem operasi Wear OS dari Google, atau lebih tepatnya menggabungkan pengembangan sistem operasi smartwatch ke dalam Wear OS 3. Smartphone berbasis Tizen juga tidak lagi diproduksi sejak tahun 2017. Dengan penghentian akses Tizen Store, maka pengguna smartphone berbasis Tizen dipaksa beralih ke smartphone berbasis Android atau iOS. Sementara pengguna Samsung smartwatch untuk sementara ini masih akan mendapatkan dukungan teknis untuk Tizen. Pertanyaan terbesar kini adalah untuk smart TV, akankah Tizen terus dikembangkan di masa depan atau mengalami nasib yang sama dengan perangkat lain? Mengingat Samsung adalah produsen smart TV terbesar di dunia, kepastian seperti ini harusnya menjadi perhatian karena bisa memengaruhi persepsi konsumen terhadap produk smart TV dari Samsung di masa datang. Untuk sementara, nampaknya Samsung masih akan mempertahankan Tizen untuk Smart TV dengan perbaikan antarmuka.

Dschinghis Khan (Huh…Hah!)

Lawnosta-B - Sun, 01/09/2022 - 17:28
Sebuah kepingan dari masa lalu, atau masa kecil di akhir dekade 70-an dan awal 80-an. Saat musik yang didengarkan tidak melulu karya musisi lokal, namun juga mancanegara. Menariknya, sebagian besar yang terekam di ingatan ternyata adalah artis-artis Eropa, terutama ABBA dan Boney M. Bagi seorang anak kecil, semua artis mancanegara itu sama, atau istilah orang […]

Bye Bye Blackberry (OS/BB10)

ad-12 Blog - Tue, 01/04/2022 - 03:03

Akhir dari sebuah era. Terhitung tanggal 4 Januari 2022, dukungan untuk Blackberry 10 dan Blackberry OS resmi dihentikan. Ini berarti layanan Blackberry Internet Service (BIS) sudah tidak dapat digunakan. Seperti diketahui, BIS adalah layanan khusus bagi pengguna perangkat Blackberry dengan sistem operasi BB OS hingga versi 7 dan BB 10 untuk mengakses internet, layanan push e-mail, dan BBM (Blackberry Messenger). Perangkat Blackberry sempat menjadi smartphone terpopuler di Indonesia dan seluruh dunia hingga akhir dekade lalu sebelum digeser oleh iPhone dan perangkat berbasis Android. Saking populernya, produsen handphone ramai-ramai merilis smartphone yang mirip dengan Blackberry (dilengkapi QWERTY keyboard). Menurunnya popularitas perangkat berbasis Blackberry OS memaksa Blackberry banting setir membuat perangkat berbasis Android dan merilis aplikasi BBM untuk platform Android dan iPhone, namun semua itu tidak banyak membantu. Akhirnya, Blackberry menghentikan produksi perangkat smartphone dan mengalihkan pengembangan BBM ke grup usaha asal Indonesia, Emtek, sebelum akhirnya dihentikan pada tahun 2019. Blackberry pun banting setir ke bidang keamanan siber (cybersecurity) dan pengembangan sistem operasi QNX.

Net1 Indonesia (dan IM2/GIG) Pamit!

ad-12 Blog - Sun, 12/19/2021 - 15:31

Akhirnya, setelah melalui proses penghentian operasional (sementara) akibat menunggak BHP frekuensi 450 MHz, Net1 Indonesia (Sampoerna Telecom) berhenti beroperasi per 1 Desember 2021. Jika Anda membuka laman resminya, akan muncul tampilan di bawah ini, yang menyatakan penghentian operasi sepenuhnya, dan para Pelanggan diharapkan memulai proses refund hingga tanggal 15 Januari 2022.

Tampilan laman situs Net1 Indonesia per 1 Desember 2021

Sebelumnya, kabar lain juga datang dari layanan internet broadband rumahan GIG, yang menghentikan operasionalnya per 25 November 2021. Penutupan ini berkaitan dengan masalah legal yang dihadapi Indosat M2 (IM2) sebagai penyedia layanannya. Seperti diketahui IM2 divonis bersalah dalam kasus korupsi frekuensi 3G pada tahun 2014 lalu dan harus membayar denda sebesar Rp 1,35 Triliun. Keputusan tersebut baru dieksekusi pada tahun ini, yang berujung pada ditutupnya Indosat M2 (per 10 Desember 2021) dan penghentian seluruh layanan, termasuk GIG. Menariknya, laman web Indosat M2 dan GIG saat ini masih bisa diakses tanpa ada informasi terkait penutupan layanan atau nasib pelanggannya. Begitupun akun media sosialnya, tidak nampak adanya informasi resmi mengenai hal ini. Sementara di laman Indosat Ooredoo sebagai pemilik IM2 nampaknya lebih ramai seputar rencana merger dengan PT Hutchinson Indonesia (3/Tri).

Antara Brandy dan Mandy

Lawnosta-B - Wed, 12/08/2021 - 16:17
Mungkin banyak yang beranggapan bahwa kita akan membicarakan soal dua penyanyi wanita: Brandy Norwood dan Mandy Moore, atau yang lebih generik lagi mengenai soal minuman keras dan kegiatan setelah bangun tidur (dalam lagu berjudul Bangun Tidur yang bukan dinyanyikan oleh Mbah Surip). Tapi sayangnya, kali ini kita akan membicarakan soal lagu. Sebagian dari kita tentu […]

Oddie Agam (1953 – 2021)… Akhirnya

Lawnosta-B - Thu, 10/28/2021 - 07:18
Kabar duka kembali mewarnai dunia musik Indonesia. Imran Madjid, atau lebih dikenal dengan Oddie Agam, meninggal dunia pada 27 Oktober 2021 karena sakit. Oddie Agam dikenal sebagai musisi, vokalis, dan pencipta lagu yang populer di akhir 80-an hingga awal 90-an. Sebelum meniti karier di Indonesia, Oddie mengawalinya sebagai musisi di luar negeri, antara lain Malaysia, […]

Windows 11 Resmi Dirilis

ad-12 Blog - Sun, 10/10/2021 - 16:34

Seperti sudah diantisipasi sebelumnya, sistem operasi terbaru Microsoft, Windows 11 akhirnya resmi dirilis pada tanggal 5 Oktober 2021. Windows 11 akan tersedia untuk perangkat baru dan perangkat lama yang memenuhi syarat untuk menerima pembaruan secara gratis. Pihak Microsoft memperkirakan paling lambat pada pertengahan tahun 2022 semua perangkat yang memenuhi syarat akan mendapatkan tawaran pembaruan Windows 11 secara gratis. Bagi yang tidak sabar menanti, silakan membuka laman resmi Windows 11 dan mengunduh perangkat lunak PC Health Check untuk menguji kesesuaian perangkat keras Anda dengan persyaratan minimum Windows 11. Jika dulu PC Health Check hanya menampilkan hasil uji secara umum, maka pada versi terbarunya, Anda bisa menampilkan secara rinci poin-poin mana saja yang harus dipenuhi jika perangkat Anda dinyatakan tidak memenuhi syarat untuk mendapatkan pembaruan Windows 11.

Tampilan PC Health Check untuk Perangkat yang Tidak Memenuhi Syarat Windows 11

Sementara jika perangkat Anda memenuhi syarat, Anda tidak perlu menggunakan PC Health Check untuk menguji, namun akan muncul notifikasi pada Windows Update.

Notifikasi Windows Update pada Perangkat yang Memenuhi Syarat Windows 11 Notifikasi untuk Pembaruan ke Windows 11

Ada beberapa persyaratan krusial yang harus dipenuhi sebelum bisa memperbarui sistem operasi ke Windows 11:

  • Prosesor: Intel (Atom x6/Celeron seri G,J,N4xxx/Core 8xxx) atau AMD (Athlon 3xxx/EPYC 7xxx/Ryzen 3) atau Qualcomm (Snapdragon 7/Microsoft SQ)
  • Firmware: UEFI yang mendukung Secure Boot
  • TPM (Trusted Platform Module) 2.0 diaktifkan
  • RAM 4 GB dan storage 64 GB
  • Display beresolusi 720p dan adapter mendukung DirectX 12
  • Akun Microsoft (OneDrive/Office 365/Outlook.com) diperlukan untuk instalasi Windows 11 Home edition

Berdasarkan pengalaman para pengguna awal Windows 11, masih banyak yang perlu disempurnakan, terutama dukungan untuk aplikasi Android di Microsoft Store. Beberapa bug juga masih ditemukan, seperti penggunaan RAM yang sangat tinggi dan borosnya penggunaan baterai laptop yang berprosesor AMD. Bagi mereka yang perangkatnya tidak memenuhi syarat untuk memperbarui ke Windows 11 pun kabarnya bisa melakukan pembaruan secara manual menggunakan file ISO Windows 11, meskipun tanpa didukung oleh Microsoft, termasuk pembaruan keamanan. Sedikit hack pada registry Windows juga bisa digunakan untuk mengakali persyaratan dukungan TPM 2.0. Jika perangkat Anda tidak mendukung TPM, ada trik khusus untuk dapat melakukan instalasi Windows 11.

Syndicate content