ad-12 Blog

Syndicate content ad-12 Labs
Because I Can't Become Somebody Else
Updated: 2 hours 32 min ago

Microsoft Edge Terbaru Akan Tersedia untuk Linux(?)

7 hours 12 min ago

Seperti telah diketahui, versi terbaru Microsoft Edge akan berbasis Chromium dari Google, menggantikan engine buatan Microsoft (EdgeHTML). Baru-baru ini Microsoft telah merilis versi beta terakhir dari Edge sebelum rilis resmi pada 15 Januari 2020. Edge terbaru akan tersedia untuk Windows 7, 8.1, 10, macOS, iOS, dan Android. Menariknya, dalam event Microsoft Ignite dipresentasikan kemungkinan akan dirilisnya Edge versi Linux di masa yang akan datang. Mengingat Chromium sebagai basis dari Edge terbaru ini mendukung multiplatform termasuk Linux, kemungkinan ini tidaklah terlalu mustahil.

(sumber: Microsoft Edge Session@Ignite 2019)

Era baru Microsoft di bawah Satya Nadella memang berbeda dengan Steve Ballmer. Linux tidak lagi dipersepsikan sebagai “kanker”, namun sebagai tuntutan konsumen dan realita yang tidak bisa dihindari. Fokus bisnis Microsoft pada cloud Azure menuntut dukungan untuk Linux sebagai platform dominan untuk server dan aplikasi web. Tak heran muncul slogan Microsoft Linux, distro Linux untuk cloud/IoT dari Microsoft, .NET Core yang multiplatform (selanjutnya akan disebut .NET 5 menggantikan .NET Framework yang khusus Windows), rilis aplikasi Microsoft Visual Studio Code dan SQL Server for Linux, dan Windows Subsystem for Linux (WSL) yang memungkinkan Linux berjalan di Windows. Versi terbaru (WSL 2) akan mengemas kernel Linux yang dijalankan via virtual machine dalam Windows 10. Jangan lupakan bergabungnya (kembali) Microsoft dalam pengembangan Java, mulai dari akuisisi jClarity, partisipasi dalam projek OpenJDK, dan kerja sama dengan Pivotal dalam Azure Spring Cloud untuk pengembang Java (Spring) di Azure.

Yahoo Groups Tutup? Tidak Juga

Fri, 10/18/2019 - 08:35

Pertanyaannya mungkin, masihkah ada yang ingat Yahoo Groups, atau milis (mailing list) secara umum? Yahoo Groups bisa dibilang bentuk awal dari media sosial, khususnya messaging group (BBM/WA Group). Setelah hampir sepuluh tahun Penulis sendiri tidak lagi aktif menggunakan layanan ini, tiba-tiba muncul kabar Yahoo Groups akan ditutup dan para pengguna diharap untuk mengunduh data-data (file) mereka. Menilik sejarah layanan Yahoo!, ini tidaklah mengejutkan, satu per satu layanan mereka berguguran: GeoCities, Messenger, Delicious, Flickr, dan baru-baru ini, Tumblr. Pengguna Delicious, Flickr, dan Tumblr masih lebih beruntung karena layanan tersebut masih ada, hanya berpindah tangan. Pengguna GeoCities tidak seberuntung itu, tidak ada yang mengambil alih layanan ini dan tidak ada mekanisme untuk menyelamatkan data (konten) yang ada. Untungnya, ada beberapa inisiatif untuk menyelamatkan data-data pengguna GeoCities, meski tidak 100% berhasil. Salah satu inisiatif itu bahkan memungkinkan Anda kembali mengedit situs GeoCities seperti semula (jika situs Anda termasuk dalam hasil backup mereka).

Bye Bye Yahoo Groups (?)

Untunglah, nasib Yahoo Groups sedikit lebih beruntung dibandingkan saudara-saudaranya. Layanan milis gratis ini tidak akan ditutup total, hanya akan dibatasi fitur-fiturnya, utamanya untuk mengunggah file (mulai 28 Oktober 2019). Sebagaimana yang diuraikan dalam laman Yahoo! Help Central ini, fitur-fitur yang akan dihapus (mulai 14 Desember 2019) adalah: Files, Polls, Links, Photos, Folders, Calendar, Database, Attachments, Conversations, Email Updates, Message Digest, Message History (Singkat kata, semua fitur kecuali milis). Semua grup akan berubah menjadi private atau restricted dan membutuhkan undangan dari admin grup untuk bisa bergabung. Setting grup oleh admin juga akan dibatasi. Untungnya lagi, kali ini data-data yang sudah diunggah ke grup bisa diunduh dari laman grup masing-masing atau dari Verizonmedia Privacy Dashboard.